Sabtu, 10 Mei 2025

Merawat Mimpi Mahasiswa UNY dalam Industri Kreatif Film


Di tengah proses menuntut ilmu dan pencarian jati diri, industri kreatif film muncul sebagai panggung bagi generasi muda untuk menuangkan imajinasi dan gagasan. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen pada Tridharma Perguruan Tinggi, menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mewujudkan mimpi mereka di industri ini. UNY tidak hanya mencetak sineas berbakat, namun turut memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan komunitas lokal untuk mengembangkan ekonomi kreatif berbasis film.

Pendidikan di UNY menjadi fondasi bagi mahasiswa yang bercita-cita menembus industri ini. Salah satunya dengan berdirinya Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial, Hukum, dan Ilmu Politik 11 tahun silam. Melalui departemen ini, terbentuklah Laboratorium Komunikasi Media (LKM) yang aktif menggandeng mahasiswa memproduksi film-film pendek sebagai bagian dari program kerja rutin mereka.

Secara kolektif, mahasiswa UNY akan terlibat dalam proses pembuatan film, mulai dari tahap pra-produksi hingga pascaproduksi. Pembuatan naskah film disusun dan didiskusikan bersama. Kru yang terlibat pun berasal dari mahasiswa-mahasiswa lintas fakultas. Sementara itu, departemen memfasilitasi tempat, peralatan teknis serta bantuan dana bagi lancarnya produksi film.




Produksi film yang dilakukan selalu melibatkan aktor dan aktris lokal daerah Yogyakarta. Menghidupkan peran komunitas teater atau seniman yang profesional di bidangnya. LKM pernah mendapuk Freddy Rotterdam, Brilliana Arfira, hingga Heru Prasetyo untuk membintangi film-filmnya. Mereka adalah putra-putri daerah yang sudah menjejakkan kakinya di industri perfilman nasional. Membuka peluang kerja sama serta jalan menuju industri yang lebih besar di masa mendatang.

Film yang pernah diproduksi LKM beserta mahasiswa departemen ilmu komunikasi di antaranya, Denok (2021), Once Upon A Time in Indonesia (2022), Kembali Pulang (2023), The Weight She Choose (2025), dan judul lain yang tak bisa disebutkan satu-persatu. Selain film fiksi, departemen juga menghasilkan film dokumenter.  Film-film ini didistribusikan ke berbagai festival film baik nasional maupun internasional. Menorehkan penghargaan dan apresiasi bagi mahasiswa dan nama besar UNY sendiri.


Kru dan masyarakat dalam produksi film Once Upon a Time in Indonesia


Kontribusi Mahasiswa dalam Produksi Film terhadap Ekonomi Kreatif

Penciptaan Konten Inovatif dan Kreatif

Mahasiswa membawa perspektif segar dan ide-ide inovatif dalam pengembangan cerita dan visual yang dapat memperkaya khazanah konten film Indonesia. Produksi film pendek independen  oleh mahasiswa ini menciptakan diversifikasi konten yang memperluas pasar ekonomi kreatif.

Pengembangan Talenta dan Keahlian Industri

Produksi film menuntun mahasiswa untuk mengembangkan spesialisasi di berbagai aspek produksi film misalnya penyutradaraan, sinematografi, editing, dsb. Portofolio dari produksi film ini meningkatkan daya saing di dalam industri kerja.  

Pengembangan Pasar dan Distribusi

Distribusi karya dilakukan secara luas baik melalui platform digital atau festival film. Menjadi showcase bagi karya-karya terbaik dan titik temu dengan industri.

Manfaat bagi Masyarakat

Film yang diproduksi mengangkat isu-isu sosial di masyarakat, berfungsi sebagai sarana edukasi publik yang efektif dalam membangun kesadaran kolektif tentang permasalahan sosial. Kolaborasi masyarakat dalam produksi film partisipatif membuka keterlibatan langsung masyarakat dalam proses kreatif. Dari perspektif ekonomi, produksi film menciptakan stimulus ekonomi lokal dengan melibatkan berbagai sektor pendukung seperti penyediaan alat, properti, dan konsumsi, sementara lokasi shooting dapat mengenalkan penonton destinasi baru dan mendorong perkembangan pariwisata lokal.

Tak kalah penting, film produksi mahasiswa memperkaya pilihan hiburan berkualitas bagi masyarakat dengan menawarkan konten kreatif yang beragam dan bermuatan lokal. Festival dan screening film menjadi ruang interaksi sosial yang dinamis, tempat terjadinya pertukaran budaya dan dialog publik yang konstruktif, membangun kehidupan kultural yang lebih kaya dan beragam. Dengan demikian, aktivitas produksi film mahasiswa tidak hanya menghasilkan karya seni, tetapi juga menciptakan dampak sosial, budaya, dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Keberhasilan SineasHub: Wujud Sinergi UNY dalam Ekonomi Kreatif

Keberhasilan mahasiswa UNY melalui start-up SineasHub, yang meraih Juara 1 dalam Lomba Inovasi Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (LIKMI) 2023, menjadi bukti nyata peran strategis UNY dalam memajukan ekonomi kreatif berbasis film.

Kehadiran SineasHub menciptakan dampak berantai dalam ekosistem film dan masyarakat luas. Platform ini memperluas akses terhadap peluang berkarya, meningkatkan efisiensi produksi, dan membuka jalur distribusi alternatif bagi film-film independen.

Keberhasilan SineasHub menegaskan bahwa UNY, melalui Tridharma Perguruan Tinggi, mampu merawat mimpi mahasiswa sekaligus memperkaya ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia.

Penutup

Aktifnya keterlibatan mahasiswa dalam produksi film diharapkan dapat meningkatkan ekonomi kreatif secara signifikan. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) telah menjadi cahaya bagi mahasiswa yang bercita-cita menghidupkan karya seni perfilman.

Pada peringatan Dies Natalis ke-61 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), semangat untuk merawat mimpi mahasiswa dalam industri kreatif film semakin terasa relevan dan menginspirasi. UNY diharapkan terus menjadi rumah bagi mimpi-mimpi besar itu. Menjadikan industri film sebagai wadah inovasi dan memperkuat perannya dalam memajukan bangsa.

Selamat Dies Natalis ke-61, UNY. Semoga terus bercahaya dalam mengantar generasi muda menuju masa depan yang gemilang.

Sumber : 

https://uny.ac.id/index.php/id/berita/sineashub-platform-film-media-production-karya-mahasiswa-uny