Di tengah proses menuntut ilmu
dan pencarian jati diri, industri kreatif film muncul sebagai panggung bagi
generasi muda untuk menuangkan imajinasi dan gagasan. Universitas Negeri
Yogyakarta (UNY) sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen pada Tridharma
Perguruan Tinggi, menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mewujudkan mimpi mereka
di industri ini. UNY tidak hanya mencetak sineas berbakat, namun turut memperkuat
sinergi dan kolaborasi dengan komunitas lokal untuk mengembangkan ekonomi
kreatif berbasis film.
Pendidikan di UNY menjadi fondasi
bagi mahasiswa yang bercita-cita menembus industri ini. Salah satunya dengan
berdirinya Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial, Hukum, dan Ilmu
Politik 11 tahun silam. Melalui departemen ini, terbentuklah Laboratorium
Komunikasi Media (LKM) yang aktif menggandeng mahasiswa memproduksi film-film
pendek sebagai bagian dari program kerja rutin mereka.
Secara kolektif, mahasiswa UNY akan
terlibat dalam proses pembuatan film, mulai dari tahap pra-produksi hingga
pascaproduksi. Pembuatan naskah film disusun dan didiskusikan bersama. Kru yang
terlibat pun berasal dari mahasiswa-mahasiswa lintas fakultas. Sementara itu,
departemen memfasilitasi tempat, peralatan teknis serta bantuan dana bagi lancarnya
produksi film.
Produksi film yang dilakukan
selalu melibatkan aktor dan aktris lokal daerah Yogyakarta. Menghidupkan peran
komunitas teater atau seniman yang profesional di bidangnya. LKM pernah mendapuk
Freddy Rotterdam, Brilliana Arfira, hingga Heru Prasetyo untuk membintangi
film-filmnya. Mereka adalah putra-putri daerah yang sudah menjejakkan kakinya
di industri perfilman nasional. Membuka peluang kerja sama serta jalan menuju
industri yang lebih besar di masa mendatang.
Film yang pernah diproduksi LKM beserta mahasiswa departemen ilmu komunikasi di antaranya, Denok (2021), Once
Upon A Time in Indonesia (2022), Kembali Pulang (2023), The Weight
She Choose (2025), dan judul lain yang tak bisa disebutkan satu-persatu.
Selain film fiksi, departemen juga menghasilkan film dokumenter. Film-film ini didistribusikan ke berbagai
festival film baik nasional maupun internasional. Menorehkan penghargaan dan
apresiasi bagi mahasiswa dan nama besar UNY sendiri.
Kontribusi Mahasiswa dalam
Produksi Film terhadap Ekonomi Kreatif
Penciptaan Konten Inovatif dan
Kreatif
Mahasiswa membawa perspektif
segar dan ide-ide inovatif dalam pengembangan cerita dan visual yang dapat
memperkaya khazanah konten film Indonesia. Produksi film pendek independen oleh mahasiswa ini menciptakan diversifikasi
konten yang memperluas pasar ekonomi kreatif.
Pengembangan Talenta dan
Keahlian Industri
Produksi film menuntun mahasiswa
untuk mengembangkan spesialisasi di berbagai aspek produksi film misalnya penyutradaraan,
sinematografi, editing, dsb. Portofolio dari produksi film ini meningkatkan
daya saing di dalam industri kerja.
Pengembangan Pasar dan
Distribusi
Distribusi karya dilakukan secara luas baik melalui platform digital atau festival film. Menjadi showcase bagi karya-karya terbaik dan titik temu dengan industri.
Manfaat bagi Masyarakat
Film yang diproduksi mengangkat
isu-isu sosial di masyarakat, berfungsi sebagai sarana edukasi publik yang
efektif dalam membangun kesadaran kolektif tentang permasalahan sosial. Kolaborasi
masyarakat dalam produksi film partisipatif membuka keterlibatan langsung
masyarakat dalam proses kreatif. Dari perspektif ekonomi, produksi film
menciptakan stimulus ekonomi lokal dengan melibatkan berbagai sektor pendukung
seperti penyediaan alat, properti, dan konsumsi, sementara lokasi shooting
dapat mengenalkan penonton destinasi baru dan mendorong perkembangan pariwisata
lokal.
Tak kalah penting, film produksi mahasiswa
memperkaya pilihan hiburan berkualitas bagi masyarakat dengan menawarkan konten
kreatif yang beragam dan bermuatan lokal. Festival dan screening film menjadi
ruang interaksi sosial yang dinamis, tempat terjadinya pertukaran budaya dan
dialog publik yang konstruktif, membangun kehidupan kultural yang lebih kaya
dan beragam. Dengan demikian, aktivitas produksi film mahasiswa tidak hanya
menghasilkan karya seni, tetapi juga menciptakan dampak sosial, budaya, dan
ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Keberhasilan SineasHub: Wujud
Sinergi UNY dalam Ekonomi Kreatif
Keberhasilan mahasiswa UNY
melalui start-up SineasHub, yang meraih Juara 1 dalam Lomba Inovasi
Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (LIKMI) 2023, menjadi bukti nyata peran
strategis UNY dalam memajukan ekonomi kreatif berbasis film.
Kehadiran SineasHub menciptakan
dampak berantai dalam ekosistem film dan masyarakat luas. Platform ini memperluas
akses terhadap peluang berkarya, meningkatkan efisiensi produksi, dan membuka
jalur distribusi alternatif bagi film-film independen.
Keberhasilan SineasHub menegaskan
bahwa UNY, melalui Tridharma Perguruan Tinggi, mampu merawat mimpi mahasiswa
sekaligus memperkaya ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia.
Penutup
Aktifnya keterlibatan mahasiswa dalam
produksi film diharapkan dapat meningkatkan ekonomi kreatif secara signifikan. Universitas
Negeri Yogyakarta (UNY) telah menjadi cahaya bagi mahasiswa yang bercita-cita
menghidupkan karya seni perfilman.
Pada peringatan Dies Natalis
ke-61 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), semangat untuk merawat mimpi
mahasiswa dalam industri kreatif film semakin terasa relevan dan menginspirasi.
UNY diharapkan terus menjadi rumah bagi mimpi-mimpi besar itu. Menjadikan industri
film sebagai wadah inovasi dan memperkuat perannya dalam memajukan bangsa.
Selamat Dies Natalis ke-61, UNY. Semoga terus bercahaya dalam mengantar generasi muda menuju masa depan yang gemilang.
Sumber :
https://uny.ac.id/index.php/id/berita/sineashub-platform-film-media-production-karya-mahasiswa-uny
